Geopark Ciletuh Sukabumi
25Mar

Geopark Ciletuh Sukabumi, Surga Yang Tersembunyi

VISKRENUS – Geopark Ciletuh Sukabumi salah satu objek wisata di sukabumi yang mendapatkan gelar sebagai bagian dari Geopark dunia oleh UNESCO. Menduduki sebagai peringkat ketiga pada API sebagai objek wisata baru yang terpopuler. Menjadi Suatu kebanggaan bagi Indonesia dan masyarakat kabupaten Sukabumi dengan mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Kementrian Pariwisata.

Penghargaan yang didapat merupakan hasil penilaian yang ditetapkan panitia dari 18 kriteria penilaian. Geopark Ciletuh mempati posisi ketiga dengan kategori sebagai tempat wisata baru terpopuler berdasarkan dari 7,2 juta tautan dan 4,28 juta tautan pemberitaan.

Sejarah Geopark Ciletuh

Arti dari Geopark sendiri adalah taman bumi. Bukan berarti hanya ada tanaman dan bebebatuan di hamparan luas saja. Wisata Geopark Ciletuh memiliki luasan yang mencakup dua kecamatan, yaitu kecamatan Ciemas dan Ciracap yang berada pada Teluk Ciletuh. Keberadaan Teluk Ciletuh masih dalam satu zona di teluk Pelabuhan Ratu. Ciletuh itu merupakan singkatan dari (Ci = air, Letuh=Leuteuk dan Kiruh=berlumpur dan keruh).

Melihat sebelumnya bahwa Ciletuh sendiri dahulunya sebagai cagar geologi pada Tahun 2006. Pada tahun 2015 oleh pemerintah indonesia di tetapkan sebagai geopark nasional, dalam satu tahun di usulkanlah ke UNESCO di tahun 2016 untuk menjadi Global Geopark.

Kawasan Wisata Geopark Ciletuh saat ini sudah mencakup 8 Kecamatan yaitu (Ciemas, Ciracap, Surade, Waluran, Simpenan, Pelabuhan Ratu, Cikakak, dan Cisolok). Terbagi menjadi 3 geoarea yaitu (Ciletuh, Simpenan, dan Cisolok) dengan luas sekitar 1.261 km2. Maka dari itu bisa juga di sebut sebagai Wisata Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu.

Banyak tempat di Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi yang Dapat Kamu eksplorer disana mulai dari curugnya, pantai, tanaman yang tumbuh secara alami di hutan.

Lihat Artikel Lainnya :  Taman Bunga Nusantara yang nan Cantik dan Mempesona

Banyak Hal yang Dapat Kamu Temui di Geopark Ciletuh Sukabumi

Saat kamu mendengar sebuah wisata alam dengan keindahan perbukitan atau juga keindahan dari air terjunnya, itu semua hanya dimiliki satu objek dalam satu wisata tersebut. Namun jika kita bandingkan dengan wisata alam lainnya di Geopark Ciletuh Sukabumi kamu bisa menemukan semua di kawasan wisata di Sukabumi ini.

1. Tebing Panenjoan

Melihat keindahan alam secara luas tepatnya di Tebing Panenjoan. Kawasan ini sebagai titik pandang yang berada di pinggir jalan Desa Taman Jaya. Berada di ketinggian 300 mdpl tidak begitu sulit untuk menuju lokasinya karena sudah dibuat jalur dan pembatan jalan.

Keunikan dari tebing ini adalah menghadap langsung ke Laut Selatan atau Pantai Palangpang dengan di bawahnya terdapat perkampungan warga sekitar. Tiket masuk masih gratis hanya kamu dikenakan biaya parkir mulai dari Rp 5.000 s/d Rp 20.000.

2. Pantai Palangpang

Pantai yang berada di Desa Ciwaru memiliki keindahan dari sisi pemandangan pantai yang indah, disana juga terdapat beberapa penginapan untuk kamu yang ingin mencoba bermalam disana.

Disana kamu juga dapat melihat marka atau penanda bahwa kawasan pantai termasuk dalam kawasan Geopark Ciletuh.

3. Curug Cimarinjung

Curug yang memiliki ketinggain 50 m ini masih berada di Desa Ciwaru yaitu Curug Cimarinjung. Legenda setempat menceritakan bahwa pada hari tertentu suka terdengar suara gong yang dimana terdapat gong peninggalan keraton alam gaib. Masyarakat setempat terbantu dengan adanya curug ini karena aliran air disini digunakan untuk pengairan persawahan mereka.

Curug ini memiliki kencantikan tersendiri karena di bawahnya terdapat batu-batu besar dan aliran air dari atas terlihat kecil sampai melebar saat jatuh ke bawah. Untuk menikmati kawasan Curug ini kamu cukup mengeluarkan tarif sebesar Rp 2.000/orang.

Lihat Artikel Lainnya :  7 Hal Menarik Berwisata di Farm House Lembang Bandung

4. Curug Sodong

Curug ini tidak begitu tinggi dari curug Cimarinjung namun ada hal unik yang dapat kamu nikmati pemandangannya yaitu terdapat 2 aliran air curug. Maka dari itu warga sekitar biasa menyebutnya Curug Kembar.

Selain itu saat debit air sedang kecil, kamu dapat melihat gua (sodong) di balik air terjun tersebut. Di Curug ini belum ada pengelola yang menjaga jadi untuk tiket masuk masih gratis.

5. Curug Awang

Curug yang dibilang mirip air terjun Niagara ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan lebar 60 meter adalah Curug Awang. Dibawah curug ini terdapat banyak bebatuan besar dengan usia yang sudah cukup lama. Pastinya saat kamu kesini jangan lewatkan kawasan curug awang.

Curug ini terbilang jauh karena berada di Desa Taman Jaya sekitar 1 jam dari Curug Sodong dan juga akses jalannya masih belum memadai.